RESUME KULIAH UMUM WITH PROF. PETER PAUL MOORMAN Ph.D ABOUT BVAQ BERMOND-VORST ALEXITHYMIA QUESTIONNAIRE IN ISLAMIC CENTRE UIN SUSKA RIAU PEKANBARU

Standar

Alexithymia merupakan gambaran dari orang yang tidak memiliki ekspresi sama sekali. Orang yang mengalami alexithymia, jika diberikan stimulus ataupun melihat sesuatu yang menakutkan, menggembirakan, menyedihkan dan lain-lain maka ekspresi yang ia berikan akan datar saja. Tidak memiliki respon sama sekali. Berbeda dengan orang yang normal, yang mampu memberikan ekspresi yang berbagai macam tergantung situasi ataupun kondisi yang sedang ia rasakan.
Orang yang mengalami alexithymia juga sulit untuk menggunakan bahasa ataupun berinteraksi dengan lawan bicaranya, sulit untuk menggambarkan perasaannya, tidak dapat membedakan sensasi, dan sulit juga untuk berfantasi.
Ada sebanyak 40 item yang digunakan untuk menscore dan juga mengasesment dalam penelitian alexithymia ini. Kemudian 40 item ini dijawab sesuai dengan apa yang kita rasakan. Jadi untuk bisa menentukan kita pada level tinggi atau rendah nanti akan bisa ditentukan. Dalam alat ukurnya terdiri dari kognisi dan afeksi. Alexithymia merupakan kegagalan untuk mengekspresikan perasaan.
Alexithymia terdiri dari empat tipe kunci utama yaitu:
1. Afektif dan kognitifnya baik (high-high)
2. Afektif tidak baik, kognitif baik (low-high)
3. Afektif dan kognitif tidak baik (low-low)
4. Afektif baik, kognitif tidak baik (high-low)
Alexithymia ada tipe rest yaitu:
1. Modals merupakan golongan dari rata-rata dimana yang satunya tinggi dan satunya rendah.
2. Mixed profile merupakan rata-rata dari satu komponen dengan kombinasi antara afektif dan kognitif yang tinggi dan rendah.
Jadi jika boleh di tuliskan, pada tipe kunci utama yang ketiga, dia bisa mengenali berbagai macam emosi tapi tidak dapat merasakannya. Sehingga dari penjelasan yang telah di paparkan, sebenarnya alat ukur ini sudah mulai dikembangkan, dan jika ada orang yang mengalami alexithymia atau tidak bisa di coba menggunakan alat ukur yang telah ditetapkan.
Untuk sampel, alat ini sudah dicobakan pada para atlet atau olahragawan yang mengalami gangguan. Dan mereka mencoba untuk mendapatkan skor yang lebih baik. Setelah tes tersebut dicobakan, baru bisa diketahui apakah mereka mengalami alexithymia atau tidak. Para psikolog sangat bangga dengan adanya alat tes ini. Karena dapat mengetahui orang-orang yang bagaimana yang mengalami alexithymia tersebut.
Jadi untuk jawaban yang diberikan untuk alat ukur ini adalah dengan menggunakan SPSS. Dan nanti akan dikembangkan di Indonesia pastinya. Dari SPSS, kita mencoba untuk membandingkan data, menganalisis untuk disertasi, tesis, skripsi dan lain-lain.
Ada batasan-batasan yang menentukan kita berada di level yang mana. Jadi alexithymia dapat juga diukur dengan assesment dan alat ukur lainnya. Yang mana nanti akan ada reaksi tertentu secara emosional. Dan bisa disebut dengan skin conductance response. Kegunaannya sama dengan layar detector. Seperti kita di stimuli dengan beberapa gambar. Salah satunya dengan menggunakan gambar yang erotis.
Dari apa-apa saja yang sudah dilakukam, maka ada empat macam tipe yang berlaku yaitu:
1. Tipe tidak punya emosi. Jadi jika kita melihat gambar yang menakutkan, menggembirakan, menyedihkan dan lain-lain, maka ekspresi kita datar saja ketika melihat gambar tersebut.
2. Tipe bingung. Dia mudah tergugah dan akan tetap pada kondisinya. Tetapi alat ini menunjukkan reaksi yang sangat tinggi dengan kehadiran gambar yang sangat erotis. Sebagai contoh saja para anggota politisi diluar negeri yang sangat gemar melihat gambar-gambar wanita seksi, atau presiden pertama Indonesia, soekarno yang sangat suka dengan wanita cantik, sehingga dia memiliki istri yang banyak di setiap daerah di Indonesia. Sebetulnya itu hal yang normal, tetapi jika tidak bersamaan dengan reaksi yang lain, maka dia akan di anggap tidak normal.
3. Tipe penyendiri (kurang bisa berfantasi). Pemalu, sangat eksternal, cocok menjadi ilmuwan fisika, dan bagus jika memilih olahraga yang individual.
4. Tipe bingung. Cemas, tidak stabil, paranoid, tidak mampu menunjukkan empati, sangking suka berfantasi , ia tidak tahu mana yang nyata atau mana pula yang khayalan., motivasi berprestasinya rendah, dan memiliki rasa percaya diri yang rendah juga.
Orang yang mengalami alexithymia itu:
1. Dramatic style
2. Sangat manipulatif
3. Secara emosional sangat cerdas
4. Mempunyai mimpi yang sangat hangat
5. Punya konsep diri yang sangat tinggi
6. Punya coping yang sangat baik
7. Jika punya masalah tahu cara menyelesaikannya.

2 thoughts on “RESUME KULIAH UMUM WITH PROF. PETER PAUL MOORMAN Ph.D ABOUT BVAQ BERMOND-VORST ALEXITHYMIA QUESTIONNAIRE IN ISLAMIC CENTRE UIN SUSKA RIAU PEKANBARU

    • maaf y k’ bru dbls:-), kalo buku na ga punya,soalnya alexithymia it materi wktu seminar aj….kalo mw bhan na ad berupa jrnal2 yg brkaitan dgn alexithymia:-)…kkk ad mnat mw meneliti ttg alexithymia y?? Bguus bgus it kak, soal nya di Indo msih jrang …hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s