Surat Kedua

Standar

Hai,

Masih di sana kan? Hehe…

Kamu baik-baik ya, jaga kesehatan. Udah Februari aja, nih! Semoga di Februari ini kamu makin kece. Amin.

Kalau aku, sih, di Februari ini punya seabrek tugas. Semuanya udah pada manggil-manggil buat dikerjain. Huftt! Tapi nggak apa, aku suka kok sama tugas-tugas aku. Kan, kamu yang bilang kalau tugas itu harus dicintai juga seperti mencintai kamu. Yupz!

Kamu gitu juga nggak? Banyak tugas? Sini, sini, sini, biar aku bantuin. Eh, tapi gimana ya, lagian nggak bisa juga kan, hmm…tenang, kita kerjain masing-masing aja yakh^_^aku bantuin lewat doa aja. Peace!!! Hihihi…

Surat kemarin udah sampai belom? Kata Mbak pos yang ngirim surat aku sih bilang udah dikirim. Mungkin lagi diperjalanan gitu kali ya. Hahaha….Mbak posnya baik banget loh sama aku, ettss….tapi kamu jangan jatuh cinta pula ya sama dia. Peace lagi!!

Surat-suratku Mbak pos yang ngirim. Nanti dia kirim surat yang ini lagi buat kamu. Semoga kamu senang, ya. O ya, kita doakan juga yuk, buat Mbak pos yang ngirim surat aku ini cepat dapet jodoh. Hehehe….dan saling mendoakan semoga kita juga berjodoh. Amin.

Sengaja surat kedua ini lagi-lagi buat kamu. Surat yang tak lekang oleh waktu.

Biarlah musim hujan berganti musim kemarau. Biarlah daun-daun gugur menyisakan rindu. Biarlah burung-burung terbang bernyanyi merdu. Biarlah kupu-kupu menari diatas bunga yang indah itu. Aku dan kamu percaya semua itu. Betapa cinta, mengurai cita-cita. Betapa cinta, mampu menguatkannya.

Sampai disini dulu ya, kita bercengkrama. Nanti kita lanjutkan saja. Lewat doa-doa.

Sampai jumpa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s